Pernah penasaran dapat berapa bunga kalau taruh uang 10 juta di deposito BRI? Di 2025, suku bunga deposito BRI untuk tenor 1 bulan sekitar 3,35% per tahun. Kalau pilih tenor 3 bulan, bunganya naik jadi 3,50% per tahun.
Misalnya, jika Anda menaruh 10 juta dengan tenor 3 bulan, bunga kotor yang didapat sekitar Rp86.301. Setelah dipotong pajak 20%, bunga bersihnya jadi sekitar Rp69.041.
Deposito BRI menawarkan berbagai tenor dengan bunga berbeda. Pastikan memilih tenor yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan Anda agar mendapatkan hasil maksimal.
Yuk simak lebih lengkap terkait Deposito BRI 10 Juta Dapat Berapa kira-kira.
| Tenor | Suku Bunga | Bunga Kotor |
|---|---|---|
| 1 Bulan | 3.35% | Rp 27.917 |
| 3 Bulan | 3.5% | Rp 87.500 |
| 6 Bulan | 3% | Rp 150.000 |
| 12 Bulan | 3% | Rp 300.000 |
*Update per Februari 2025
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| < Rp 100 Juta | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
| Rp 100 Juta - <2 Miliar | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
| > Rp 2 Miliar | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
BI Rate atau suku bunga acuan Bank Indonesia menjadi faktor paling dominan dalam menentukan arah pergerakan bunga deposito BRI. Berdasarkan data terbaru Juni 2025, Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate dari 5,75% menjadi 5,50% pada Mei 2025 setelah sebelumnya mempertahankan di level 5,75% selama empat bulan berturut-turut.
Hubungan antara BI Rate dan suku bunga deposito bersifat positif, artinya ketika BI Rate naik, suku bunga deposito juga cenderung mengikuti naik, begitu pula sebaliknya. Namun yang menarik, meski BI Rate turun, suku bunga deposito BRI pada periode Juni 2025 tidak berubah dari periode Mei 2025, masih berada di rentang 3,00% hingga 3,50% per tahun.
Kebutuhan dana sebuah bank menjadi faktor krusial dalam penetapan suku bunga deposito. Ketika bank menghadapi situasi kekurangan dana sementara permohonan pinjaman mengalami peningkatan, pihak bank akan meningkatkan nilai suku bunga untuk menarik para nasabah menyimpan uangnya.
BRI sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia memiliki karakteristik khusus dalam strategi penghimpunan dana. Bank ini cenderung lebih stabil dalam menawarkan suku bunga kompetitif karena memiliki base nasabah yang kuat, terutama di segmen UMKM dan perbankan ritel.
Persaingan menjadi salah satu penentu dinamika nilai suku bunga deposito, karena banyak bank yang menawarkan bunga tinggi. Semakin tinggi nilai suku bunga deposito yang ditawarkan, semakin banyak juga nasabah yang akan mendepositokan uangnya di bank tersebut.
Data perbandingan suku bunga deposito bank besar menunjukkan:
Dari keempat bank besar, BRI masih menawarkan suku bunga deposito tertinggi hingga 3,50% per tahun, yang menunjukkan strategi kompetitif bank dalam menarik dana masyarakat.
Baca Juga: Berapa Bunga Deposito BNI 10 Juta? Cek Simulasinya
Faktor lain yang mempengaruhi suku bunga deposito meliputi tingkat inflasi, strategi bank dalam menarik dana pihak ketiga, persaingan antarbank, serta kondisi ekonomi global dan domestik.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2025 tercatat hanya mampu mencapai 4,87% (yoy), lebih rendah dari kuartal IV-2024 sebesar 5,02% (yoy). Kondisi ini mempengaruhi kebijakan bank sentral yang kemudian berdampak pada penetapan suku bunga deposito.
Tingkat penjaminan LPS sebesar 4,25% untuk simpanan berjangka rupiah di bank umum menjadi batas atas yang tidak boleh dilampaui oleh suku bunga deposito agar tetap mendapat jaminan. Ini menjadi pertimbangan penting bagi BRI dalam menetapkan suku bunga maksimal.
Terdapat tiga syarat simpanan layak jamin: tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS, dan tidak terindikasi melakukan tindak pidana di bidang perbankan.
Seberapa besar profit yang diinginkan oleh pihak bank juga mempengaruhi tinggi rendahnya nilai suku bunga. Ketika menginginkan profit yang besar, pihak bank dapat menurunkan nilai suku bunga simpanan atau menaikkan nilai suku bunga pinjaman.
BRI sebagai bank yang terdaftar di bursa saham juga harus mempertimbangkan ekspektasi investor terhadap kinerja finansial bank, yang tercermin dalam penetapan spread antara suku bunga simpanan dan pinjaman.
Keputusan Bank Indonesia mempertimbangkan tekanan inflasi pada 2025 dan 2026 yang akan rendah dan terkendali di kisaran 2,5% plus minus 1%, serta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tingkat inflasi yang terkendali memberikan ruang bagi bank untuk menawarkan suku bunga deposito yang kompetitif tanpa khawatir tergerus inflasi yang tinggi.
Baca Juga: Deposito 1 Miliar di BRI Dapat Bunga Berapa? Ini Perhitungannya
Subseksi:
Bunga Kotor = (Nominal × Suku Bunga × Jumlah Hari) ÷ 365
Pajak = Bunga Kotor × 20%
Bunga Bersih = Bunga Kotor – Pajak
Step 1: Menghitung Bunga Kotor
Bunga Kotor = (10.000.000 × 3,5% × 90) ÷ 365
Bunga Kotor = (10.000.000 × 0,035 × 90) ÷ 365
Bunga Kotor = 3.150.000 ÷ 365
Bunga Kotor = Rp 86.301
Step 2: Menghitung Pajak
Pajak = 86.301 × 20%
Pajak = Rp 17.260
Step 3: Menghitung Bunga Bersih
Bunga Bersih = 86.301 – 17.260
Bunga Bersih = Rp 69.041
> Perhitungan Bunga Harian
Bunga Harian = (Nominal × Suku Bunga) ÷ 365
Untuk deposito Rp 10 juta dengan bunga 3,5%:
Bunga Harian = (10.000.000 × 3,5%) ÷ 365 = Rp 958,90
> Perhitungan Bunga Bulanan
Bunga Bulanan = Bunga Harian × Jumlah Hari dalam Bulan
Contoh untuk bulan dengan 30 hari:
Bunga Bulanan = 958,90 × 30 = Rp 28.767 (kotor)
Bunga Bersih = 28.767 – (28.767 × 20%) = Rp 23.014
Syarat dan Dokumen yang Diperlukan
1. Rekening BRI
Deponesia harus memiliki rekening tabungan atau giro BRI yang aktif dan dalam kondisi baik.
Rekening BRI berfungsi sebagai rekening induk untuk:
Tips Praktis: Pastikan rekening BRI Deponesia memiliki saldo mencukupi dan tidak dalam status blokir atau dormant sebelum mengajukan pembukaan deposito.
2. Setoran Awal
BRI menawarkan dua jalur pembukaan dengan persyaratan setoran yang berbeda:
Pembukaan Melalui Unit Kerja BRI
Pembukaan Melalui Internet Banking BRI
3. Biaya Materai
4. Pajak Bunga Deposito
Deposito BRI 10 juta menawarkan return yang dapat diprediksi dengan tingkat kepastian tinggi, dengan kisaran return sekitar 2,4% – 2,8% per tahun setelah pajak. Suku bunga yang kompetitif, yaitu 3,0% – 3,5%, menjadikannya pilihan menarik dibandingkan dengan bank lain di Indonesia.
Dengan akses yang luas melalui jaringan BRI dan platform digital yang mudah diakses, deposito ini juga menawarkan keamanan karena dijamin oleh LPS hingga Rp2 miliar. Namun, kelemahannya adalah return yang lebih rendah dari inflasi, yang membatasi potensi pertumbuhan kekayaan.
Selain itu, ada opportunity cost karena instrumen lain mungkin menawarkan return yang lebih tinggi. Deposito BRI sangat disarankan untuk investor dengan profil konservatif, dengan alokasi 60-80%, sementara untuk investor moderat, deposito ini dapat menjadi bagian dari diversifikasi portofolio dengan alokasi 20-40%.
Bagi investor agresif, alokasi maksimal 10-15% lebih disarankan. Secara keseluruhan, deposito BRI adalah pilihan yang solid untuk pengelolaan dana konservatif, meskipun kurang optimal untuk strategi pengumpulan kekayaan jangka panjang.
Jadi, kira-kira kapan nih Deponesia mau mulai investasi di deposito BRI?
Referensi:
https://money.kompas.com/read/2024/07/18/094202026/bunga-deposito-bri-terbaru-simpanan-rp-10-juta-sampai-rp-100-juta?page=all
https://bprperdana.com/id/berita/5-keuntungan-deposito-bank-dan-risiko-di-dalamnya
https://kumparan.com/berita-bisnis/bunga-deposito-bri-50-juta-begini-simulasi-perhitungannya-1xqFkiGAYmP
https://bri.co.id/simulasi-deposito
https://finance.detik.com/moneter/d-7666016/deposito-rp-100-juta-dapat-bunga-berapa-per-bulan-cek-simulasinya

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau rekomendasi produk tertentu. Keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca. Konsultasikan dengan ahli keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Data dan informasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.