Deposito dengan bunga 8-9% per tahun terlihat sangat menggiurkan, namun menyimpan risiko besar.
Bank digital berlomba menawarkan bunga deposito hingga 9% per tahun untuk menarik nasabah.
TBP Bank Umum saat ini hanya 4% per tahun untuk periode Juni-September 2025.
Deposito dengan bunga di atas TBP LPS tidak mendapat jaminan perlindungan sama sekali.
Data LPS mencatat 77,3% simpanan tidak layak bayar karena bunga melebihi TBP yang ditetapkan.
Artikel ini membahas besaran aman bunga deposito dan cara hindari risiko kehilangan uang.
TBP simpanan rupiah Bank Umum ditetapkan 4% per tahun mulai Juni 2025.
TBP periode sebelumnya Februari-Mei 2025 masih sebesar 4,25% per tahun untuk simpanan rupiah.
Penurunan TBP sebesar 25 basis poin dari periode sebelumnya untuk stabilitas perbankan.
TBP berlaku untuk semua jenis simpanan termasuk deposito berjangka 1 tahun.
Periode berlaku TBP terbaru adalah 1 Juni sampai 30 September 2025 untuk nasabah.
Baca Juga: Bunga Deposito Diatas 5% Dijamin LPS? Ini Faktanya yang Jarang Diketahui Nasabah
TBP simpanan rupiah BPR ditetapkan sebesar 6,5% per tahun lebih tinggi dari bank.
TBP valas di bank umum hanya 2,25% per tahun jauh lebih rendah.
BPR mendapat TBP lebih tinggi karena profil risiko berbeda dari bank umum konvensional.
Deposito 1 tahun di BPR tetap aman selama tidak melebihi batas 6,5% bunga.
LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank yang terdaftar resmi.
Deposito dengan bunga di atas batas aman TBP menyimpan bahaya tersembunyi bagi nasabah.
Nasabah yang terima bunga di atas TBP dianggap pihak yang diuntungkan tidak wajar.
Seluruh simpanan tidak dijamin LPS, bukan hanya kelebihan bunga di atas batas saja.
Jika bank tutup atau dilikuidasi, nasabah kehilangan seluruh uang pokok plus bunganya.
Data LPS menunjukkan Rp280,27 miliar simpanan tidak layak bayar karena bunga tinggi.
Contoh nyata: Deposito Rp100 juta bunga 8% tidak dapat klaim LPS sama sekali.
Baca Juga: Apakah Deposito Aman Saat Bank Tutup? Prosedur Klaim LPS Dalam 5 Hari
Bank kurang sehat biasanya tawarkan bunga deposito lebih tinggi untuk menarik dana cepat.
Arus dana nasabah mengalir dari bank sehat ke bank kurang sehat karena iming-iming.
Bunga tinggi deposito mencerminkan risiko tinggi kondisi keuangan bank yang sangat rapuh.
Simpanan tidak berkesinambungan jika bank memberi bunga dan harapan yang terlalu berlebihan.
Kehilangan seluruh dana deposito jauh lebih merugikan daripada mendapat bunga tinggi sementara.
Cashback termasuk komponen perhitungan bunga menurut PLPS Nomor 2/2010 Pasal 42 ayat 2.
Total bunga deposito plus cashback tidak boleh melebihi TBP LPS untuk tetap dijamin.
Promo menarik dari bank digital sering membuat total benefit melampaui batas aman TBP.
Deponesia harus hitung total benefit bukan hanya melihat bunga nominal deposito saja semata.
LPS mengimbau nasabah agar bijak dalam menerima cashback dan promo dari bank digital.
Mengetahui syarat penjaminan deposito membantu Deponesia terhindar dari kerugian besar di kemudian hari.
Tercatat: data nasabah deposito harus terdokumentasi jelas dalam pembukuan bank secara resmi.
Tingkat bunga: bunga deposito tidak melebihi TBP yang ditetapkan LPS setiap periode berjalan.
Tidak menyebabkan bank gagal: tidak punya kredit macet lebih besar dari total simpanan.
Simpan semua bukti transaksi deposito termasuk bilyet, slip setoran, dan konfirmasi digital.
Ketiga syarat 3T harus dipenuhi bersamaan untuk mendapat penjaminan penuh dari LPS.
Gunakan kalkulator 3T di aplikasi atau website resmi LPS untuk simulasi penjaminan.
Bandingkan bunga yang ditawarkan bank dengan TBP periode berjalan di situs resmi LPS.
Bank wajib menempatkan pengumuman TBP di kantor yang mudah dilihat nasabah penyimpan.
Tanyakan langsung ke customer service apakah deposito Deponesia dijamin LPS penuh atau tidak.
Bank harus transparan menginformasikan jika bunga deposito di atas TBP tidak dijamin sepenuhnya.
Strategi memilih deposito aman melindungi dana Deponesia dari risiko kerugian total yang fatal.
Pilih deposito dengan bunga maksimal sesuai TBP LPS yang berlaku saat ini.
Jika tidak yakin dengan kondisi bank, ikuti suku bunga penjaminan LPS saja aman.
Bunga 4% yang aman jauh lebih baik daripada bunga 8% berisiko kehilangan.
Diversifikasi deposito di beberapa bank berbeda jika dana melebihi Rp2 miliar per bank.
Cek kesehatan bank melalui rating lembaga independen sebelum buka deposito berjangka 1 tahun.
Bank wajib menginformasikan dengan jelas jika simpanan deposito tidak dijamin LPS seluruhnya.
Waspadai bank yang tidak transparan soal status penjaminan deposito yang ditawarkan kepada nasabah.
Pilih bank umum atau BPR yang jelas mengkomunikasikan batas TBP kepada calon deposan.
Hindari tawaran promo deposito berlebihan tanpa penjelasan risiko yang memadai dan transparan.
Deposito aman memberi ketenangan pikiran lebih berharga dari bunga tinggi yang berisiko besar.
Bunga deposito 1 tahun aman untuk Bank Umum maksimal 4%, BPR 6,5% saja.
Deposito dengan bunga di atas TBP LPS tidak dapat jaminan perlindungan sama sekali.
Data historis LPS menunjukkan 77,3% klaim penjaminan ditolak karena bunga terlalu tinggi.
Deponesia harus cek TBP terbaru di situs LPS sebelum membuka deposito berjangka.
Keamanan dana deposito jauh lebih penting daripada mengejar bunga tinggi yang berisiko besar.

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau rekomendasi produk tertentu. Keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca. Konsultasikan dengan ahli keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Data dan informasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.