Giro BCA menjadi pilihan populer bagi para pelaku bisnis untuk melakukan transaksi besar, pembayaran kepada vendor, atau gaji karyawan. Meskipun demikian, banyak nasabah yang bingung cara mencairkan giro BCA karena prosesnya tidak sesederhana penarikan tunai biasa.
Berbeda dengan rekening tabungan, giro BCA harus melalui pemindahbukuan terlebih dahulu ke rekening tujuan sebelum dana bisa dicairkan. Artikel ini akan memberikan panduan lengkap mengenai cara mencairkan giro BCA di teller, ATM, dan mobile banking, sehingga proses pencairan bisa dilakukan dengan cepat dan efisien sesuai kebutuhan Anda.
Giro BCA adalah produk simpanan yang disediakan oleh Bank BCA dalam bentuk rekening giro. Rekening ini tersedia dalam mata uang rupiah maupun 10 valuta asing seperti USD, SGD, dan JPY. Sebagai produk simpanan, giro BCA tidak memiliki kartu ATM seperti rekening tabungan biasa. Penarikan dana dari giro ini dilakukan menggunakan cek atau bilyet giro—sebuah surat perintah yang ditujukan kepada bank untuk memindahbukukan dana dari rekening giro ke rekening penerima.
Bilyet Giro berbeda dengan cek karena tidak dapat dicairkan langsung tunai. Dana hanya bisa dipindahbukukan ke rekening penerima setelah memenuhi masa efektif yang tertera pada bilyet. Bilyet giro berlaku selama 70 hari sejak tanggal penulisan dan harus dicairkan setelah tanggal efektif.
A. Syarat Formal Bilyet Giro yang Valid
B. Dokumen yang Harus Disiapkan Penerima
Baca Juga: Bilyet Giro BCA: Cara Mengisi, Mencairkan & Syarat Lengkap 2025
A. Giro BCA Sesama Bank (BCA ke BCA)
Keuntungan: Proses cepat tanpa biaya pemindahbukuan untuk sesama Bank BCA.
B. Giro Bank Lain ke BCA (Kliring Antar Bank)
Jika bilyet giro berasal dari bank lain, proses akan melalui kliring dan memakan waktu 1-2 hari kerja. Anda perlu mengisi formulir kliring dan membawa dokumen yang diperlukan. Biaya kliring bervariasi tergantung pada bank yang menerbitkan bilyet giro.
Catatan Penting: Giro BCA tidak dapat dicairkan langsung melalui ATM. Namun, dana bisa ditransfer dari rekening giro ke rekening tabungan BCA terlebih dahulu melalui teller. Setelah itu, barulah dana bisa ditarik melalui ATM.
Langkah-langkah:
Alternatif: Anda juga dapat menggunakan Cardless Withdrawal di ATM dengan menggunakan aplikasi BCA Mobile.
A. Melalui m-BCA (Mobile Banking)
Setelah dana dipindahbukukan dari giro ke rekening tabungan, Anda bisa menggunakan m-BCA untuk transfer dana ke rekening lainnya. Ikuti langkah-langkah di aplikasi untuk transfer antar rekening.
B. Melalui KlikBCA Bisnis (Internet Banking Korporat)
Untuk nasabah korporat yang memiliki rekening giro, Anda bisa menggunakan KlikBCA Bisnis untuk transfer dana antar rekening, baik sesama BCA maupun antar bank.
Waktu Proses Pencairan:
Biaya Pencairan:
Pencairan giro bisa ditolak karena beberapa alasan seperti:
Untuk menghindari masalah, pastikan bilyet giro sudah lengkap dan valid sebelum menuju bank.
Baca Juga: Pencairan Giro Beda Bank: Durasi, Proses & Cara Mempercepat
Rekening Giro cocok untuk transaksi bisnis besar dengan penarikan menggunakan cek atau bilyet giro, tanpa kartu ATM. Rekening Tabungan BCA lebih cocok untuk simpanan pribadi dengan kemudahan penarikan langsung melalui ATM.
Demikian cara mencairkan giro BCA melalui teller, ATM (setelah pemindahbukuan), dan mobile banking. Pilihan tercepat adalah menggunakan teller BCA. Pastikan semua persyaratan lengkap dan hindari menunda pencairan menjelang batas 70 hari. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Halo BCA di 1500888.

Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau rekomendasi produk tertentu. Keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca. Konsultasikan dengan ahli keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Data dan informasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Seorang Mahasiswa S2 Magister Manajemen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tertarik pada investasi seperti saham, deposito dan Instrumen lainnya.