Deposito tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati. Alasannya jelas, karena deposito menawarkan risiko rendah, dana terlindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta bunga lebih tinggi dibanding tabungan biasa.
Namun, banyak orang masih bertanya; jika menaruh Rp 200 juta di deposito, berapa bunga yang bisa diperoleh?
Berikut perbandingan bunga deposito di BRI, Mandiri, dan BNI (per Agustus 2025), sekaligus memberikan contoh simulasi dengan rumus sederhana.
Sebelum masuk ke perhitungan, penting untuk memahami rumus deposito.
BungaDeposito=Nominal×Suku Bunga×Tenor : {12}
Karena deposito dikenakan pajak 20%, maka hasil bersihnya menjadi:
BungaBersih= BungaDeposito−(20%×BungaDeposito)
Sebagai contoh, jika kamu menempatkan Rp 200 juta di deposito dengan bunga 3% selama 12 bulan, maka:
Dengan rumus ini, kamu bisa menghitung sendiri untuk tenor dan bank yang berbeda.
Baca Juga: Deposito 1 Miliar Cuan Berapa di BNI, Mandiri & BRI? Cek di Sini
Bank BRI menawarkan bunga yang cukup kompetitif. Bahkan, suku bunganya untuk nominal Rp 200 juta sama dengan kategori < Rp100 juta, sehingga lebih sederhana untuk dihitung.
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| < Rp100 Juta | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
| Rp100 Juta – < Rp2 M | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
| > Rp2 Miliar | 3.35% | 3.50% | 3.00% | 3.00% | 3.00% | 3.00% |
Dengan demikian, bunga deposito BRI untuk Rp 200 juta relatif menarik, terlebih lagi bunganya setara dengan BNI.
Baca Juga: Bunga Deposito BRI 1 Miliar per Bulan Berapa? Ini Simulasinya
Di sisi lain, Bank Mandiri menawarkan bunga yang sedikit lebih rendah. Meskipun begitu, Mandiri tetap menjadi pilihan bagi banyak nasabah karena jaringannya luas dan layanan digitalnya kuat.
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| < Rp100 Juta | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| Rp100 Juta – < Rp1 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| Rp1 M – < Rp2 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| Rp2 M – < Rp5 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
| ≥ Rp5 M | 2.25% | 2.25% | 2.50% | 2.50% | 2.50% |
Karena bunga Mandiri lebih rendah, hasil bersihnya pun lebih sedikit dibanding BRI dan BNI.
BNI memberikan pilihan bunga yang serupa dengan BRI, terutama untuk tenor panjang. Selain itu, BNI juga fleksibel dengan berbagai kategori nominal.
| Nominal | 1 Bulan | 3 Bulan | 6 Bulan | 12 Bulan | 24 Bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| < Rp100 Juta | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
| Rp100 Juta – < Rp1 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
| Rp1 M – < Rp5 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
| Rp5 M – < Rp50 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
| Rp50 M – ≤ Rp100 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
| > Rp100 M | 2.25% | 2.50% | 2.75% | 3.00% | 3.00% |
Dengan kata lain, deposito BNI memberikan hasil bersih yang sama dengan BRI, yakni Rp 4,8 juta per tahun.
Agar lebih jelas, berikut perbandingan hasil bersih deposito Rp 200 juta di tiga bank besar Indonesia:
| Bank | Suku Bunga (12 Bulan) | Bunga Kotor | Pajak 20% | Bunga Bersih |
|---|---|---|---|---|
| BRI | 3,00% | Rp 6.000.000 | Rp 1.200.000 | Rp 4.800.000 |
| Mandiri | 2,50% | Rp 5.000.000 | Rp 1.000.000 | Rp 4.000.000 |
| BNI | 3,00% | Rp 6.000.000 | Rp 1.200.000 | Rp 4.800.000 |
Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa BRI dan BNI lebih unggul dibanding Mandiri.
Jika kamu menempatkan dana Rp 200 juta di deposito:
Dengan demikian, pilihan terbaik jatuh pada BRI atau BNI untuk hasil maksimal. Namun, jika kamu mengutamakan akses digital dan layanan modern, Bank Mandiri tetap bisa menjadi alternatif yang menarik.
Akhirnya, keputusan menaruh dana di deposito harus mempertimbangkan tujuan keuangan, tenor yang sesuai, serta reputasi bank pilihanmu.

Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau rekomendasi produk tertentu. Keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca. Konsultasikan dengan ahli keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan investasi. Data dan informasi dapat berubah sewaktu-waktu.
Berpengalaman lebih dari 7 tahun sebagai jurnalis dan SEO Content Writer di industri media digital. Keahlian mencakup penulisan media berita hingga brand komersial, dengan komitmen kuat pada akurasi, etika jurnalistik, dan pemanfaatan tren digital terkini.